Inilah 7 Keuntungan Digital Banking Berbasis Aplikasi

06 Agustus 2021

Kehadiran internet telah mengubah dunia menjadi serba canggih. Salah satu sektor yang merasakan dampak dari perkembangan teknologi adalah sektor perbankan dan koperasi. Seiring dengan teknologi yang semakin canggih, muncullah istilah digital banking dimana seluruh layanan perbankan dapat dilakukan melalui smartphone. 

digital banking

Lantas, seperti apa perkembangan digital banking di Indonesia? Berikut ulasan lengkapnya untuk Anda. 

Anda membutuhkan Aplikasi Koperasi dan perbankan Modern? Hubungi PT. Invelli Solusindo

Apa Itu Digital Banking?

Anda mungkin bertanya-tanya dimana letak perbedaan digital banking dengan mobile banking maupun internet banking. Nah, digital banking adalah aktivitas perbankan yang dilakukan melalui internet, dalam hal ini berbasis aplikasi. Yang membedakan antara mobile banking, internet banking, dan digital banking adalah layanan yang ditawarkan. 

Layanan yang tersedia di mobile banking dan internet banking sebatas transfer uang, layanan deposito, pembayaran, dan lain sebagainya. Sementara digital banking memiliki layanan lebih lengkap yang dapat dilakukan melalui aplikasi, seperti pembukaan rekening, penutupan rekening, transaksi online, investasi, hingga transaksi e-commerce. 

Perkembangan banking melalui aplikasi telah diatur oleh pemerintah Indoensia dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03.2018. Seiring dengan tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia, turut mempengaruhi popularitas perbankan digital di kalangan masyarakat. 

Jenis-jenis Layanan Digital Banking

Sebelum membahas lebih jauh terkait keunggulan banking melalui aplikasi, ada baiknya kita membahas macam-macam layanan dalam digital banking terlebih dahulu. Setidaknya ada 4 layanan yang ditawarkan dalam perbankan berbasis digital, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Internet banking 

Internet banking merupakan layanan yang terdapat dalam aplikasi digital di bidang perbankan. Melalui layanan ini, nasabah dapat melakukan beberapa aktivitas seperti transfer dana, mutasi rekening, informasi nilai tukar, informasi saldo, hingga bayar tagihan. Layanan ini tak hanya bisa diakses lewat smartphone, tapi juga perangkat lainnya seperti laptop, tablet, dan PC.

2. Phone banking 

Layanan digital banking berikutnya adalah phone banking. Melalui layanan ini nasabah dapat menghubungi Call Center dan melakukan beberapa transaksi seperti informasi saldo, transfer dana, pembayaran PLN, kartu kredit, asuransi, hingga isi ulang pulsa. Layanan ini Anda akses secara nonstrop selama 24 jam, sehingga bisa digunakan kapan pun dan di mana pun. 

3. SMS banking 

Layanan selanjutnya yang dapat dinikmati oleh nasabah adalah SMS banking. Melalui layanan ini, nasabah dapat melakukan berbagai aktivitas perbankan melalui SMS. Untuk mendapatkan informasi melalui layanan ini, nasabah dapat mengirimkan pesan dengan format tertentu ke nomor bank yang bersangkutan. Beberapa jenis transaksi yang dapat dilakukan melalui layanan ini adalah informasi saldo, transfer dana, pembayaran kartu kredit, isi ulang pulsa, hingga mutasi rekening. 

4. Mobile banking

Produk digital banking berikutnya adalah mobile banking. Sebenarnya, layanan ini tidak jauh berbeda dari SMS banking, hanya saja layanannya lebih baik. Cara kerja mobile banking adalah pihak bank menjalin kerja sama dengan operator seluler. Program khusus ini meliputi beberapa jenis transaksi seperti mutasi rekening, transfer dana, informasi nilai tukar, informasi saldo, pembayaran asuransi, PLN, listrik, hingga pembelian pulsa dan saham. 

digital banking

Keunggulan Digital Banking 

Perkembangan digital banking di Indonesia semakin pesat seiring berjalannya waktu. Di masa pandemi seperti sekarang, layanan digital banking makin diminati oleh masyarakat karena memberikan sejumlah keunggulan. Berikut ini beberapa keunggulan dari perbankan digital yang berbasis aplikasi. 

1. Lebih efisien

Bagi pelaku bisnis maupun individual, digital banking menjadikan aktivitas perbankan lebih efisien. Segala urusan yang berkaitan dengan perbankan dapat diselesaikan dengan cepat tanpa harus keluar rumah. Melalui platform digital, interaksi antara Bank dan nasabah dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun. Selain itu, Anda tak perlu mengeluarkan biaya untuk proses transaksi. 

2. Lebih hemat biaya

Seperti yang telah disinggung, bahwa perbankan digital lebih hemat biaya. Jika dibandingkan dengan cara konvensional, pemotongan biaya secara otomatis melalui aplikasi lebih terjangkau. Karena data kualitatif dan respon lebih cepat, maka biaya transaksinya pun lebih rendah. Selain itu, pengolahan bank tradisional lebih rentan terhadap kesalahan manusia dan memakan waktu lama. 

3. Lebih akurat 

Salah satu keunggulan dari tren perbankan digital adalah akurasi yang meningkat. Melalui pelayanan konvensional, kesalahan dapat terjadi akibat human error. Sementara dengan teknologi berbasi IT, urusan keuangan bisa lebih akurat karena seluruh prosesnya dilakukan oleh sistem operasi yang berbasis aplikasi. 

4. Fleksibel

Bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi, teknologi digital banking memberikan kemudahan dalam bertransaksi. Anda tak perlu membawa uang tuaik dalam jumlah banyak untuk melakukan transaksi ketika bepergian jauh. Bahkan, untuk membayar transportasi, hotel, hingga restoran pun bisa Anda lakukan secara digital. Selain itu, Anda dapat melakukan pemesanan layanan produk melalui smartphone. 

5. Bisa membuka tabungan secara online

Berbeda dengan sistem konvensional yang mengharuskan Anda datang ke kantor cabang untuk membuka rekening, Anda bisa melakukan pembukaan tabungan secara online dengan adanya digital banking. Pembukaan tabungan secara online memungkinkan Anda untuk membuka rekening kapan pun dan di mana pun. Anda hanya perlu melampirkan foto identitas dan dokumen lainnya yang diperlukan untuk membuka tabungan. 

6. Meningkatkan pemahaman kebutuhan nasabah

Hadirnya teknologi digital di sektor digital memungkinkan bank untuk memperluas jangkauan dengan membangun hubungan yang lebih dekat. Dengan adanya platform CRM, pihak bank dapat melacak riwayat pelanggan dan melakukan komunikasi online lainnya. 

7. Berbagai macam promo

Kehadiran sistem perbankan digital membuka kesempatan untuk mendapatkan promo atau diskon dari setiap pembelian. Sebab, banyak program diskon yang diberikan oleh e-commerce maupun brand-brand lainnya yang bekerja sama dengan pihak perbankan. Melalui layanan digital ini, Anda juga bisa lebih menghemat pengeluaran.

Kekurangan Digital Banking 

Pertumbuhan digital banking tak serta merta terhindar dari kekurangan. Meskipun ada banyak kemudahan yang ditawarkan, perbankan berbasis internet juga mempunyai sejumlah kekurangan. Walau kekurangan ini dapat tertutupi berkat keunggulannya, namun tak ada salahnya Anda mengetahui apa saja kekurangan dari sistem perbankan digital. 

1. Sangat tergantung pada jaringan internet

Sistem digital yang bergantung pada jaringan internet memang memudahkan nasabah untuk melakukan transaksi dari mana pun dan kapan pun. Akan tetapi, nasabah juga tidak bisa melakukan aktivitas perbankan jika terdapat masalah dengan jaringan internet atau Anda berada di wilayah terpencil yang jaringan internetnya tidak mendukung. 

2. Rentan kejahatan cyber

Di er digital seperti sekarang, kejahatan cyber pun kian meningkat. Meskipun keamanan digital banking telah terjamin, namun tidak menutup kemungkinan terjadinya hacking oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. 

3. Nasabah bisa lebih boros

Salah satu kekurangan dari digital banking adalah nasabah bisa lebih boros. Sebenarnya kekurangan ini kembali lagi pada kebiasaan masing-masing orang. Selama Anda bisa mengontrol kebutuhan, layanan digital banking tidak akan memberikan dampak tersebut. 

Tips Aman Bertransaksi Online

Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh digital banking adalah transaksi secara online. Nah, supaya transaksi online makin aman, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal. 

1. Ketik URL dengan benar

Untuk Anda yang menggunakan internet banking, ketiklah URL internet banking secara benar. Jangan sampai Anda melakukan klik di tautan yang salah, sebab terdapat situs yang menyerupai lembaga keuangan dan dapat mencuri informasi keuangan Anda. 

2. Ubah password secara berkala

Selain itu, Anda bisa mengganti password secara berkala untuk meningkatkan keamanan dalam bertransaksi online. Anda bisa mengganti password selama 45-60 hri sekali dan buatlah password yang terdiri dari kombinasi angka dan huruf. Usahakan untuk membuat password seunik mungkin. 

3. Gunakan perangkat pribadi

Terakhir, gunakan perangkat pribadi untuk melakukan transaksi secara online. Jangan sampai Anda menggunakan perangkat bersama karena rentan terhadap kejahatan cyber. Selain itu, hindari koneksi Wi-Fi untuk log in ke akun perbankan Anda. 

Itu dia pengertian, dan perkembangan perbankan berbasis aplikasi di era digital. Supaya transaksi tetap aman, jangan lupa melakukan tips transaksi online di atas. Dengan begitu, Anda bisa menikmati layanan digital banking secara maksimal. Semakin ke sini, penggunaan digital banking semakin populer di kalangan masyarakat. Bahkan, sistem pembayaran secara konvensional sudah jarang digunakan karena transaksi online dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun. Kendati demikian, lakukanlah transaksi online secara bijak agar keuangan bisa terkontrol. 

PT. Invelli Solusindo menawarkan transformasi digital untuk Koperasi dan perbankan. Hubungi kami untuk mendapatkan solusi aplikasi koperasi simpan pinjam dan layanan core banking.