Kenali Core Banking, Sistem yang Telah Mengubah Dunia Perbankan

11 Agustus 2021

Kemajuan teknologi yang semakin pesat tak dipungkiri membantu sejumlah bidang untuk berkembang, termasuk lembaga perbankan. Terlihat dari penggunaan core banking sebagai salah satu elemen penyusun teknologi informatika mereka. 

Apa itu core banking? Anda yang tak berkecimpung di bidang perbankan mungkin penasaran dengan cara kerja, fungsi, maupun keunggulannya. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam seputar core banking dan peranannya terhadap bidang yang bersangkutan.

core banking

Definisi core banking

Core banking secara garis besar merupakan jantung bank. Sistem tersebut menyimpan data-data nasabah beserta transaksi yang mereka jalankan dari membuka rekening hingga menutupnya. Lantas dalam definisi yang lebih luas, core banking termasuk layanan dari lembaga perbankan yang disediakan kepada nasabah dan dijalankan kantor cabang. Dengan begitu, bank dapat memperoleh transfer dana dan transaksi lain ke kantor cabang dengan mudah serta cepat.

Dalam praktiknya, core banking acap kali dihubungkan dengan retail banking. Billing system yang digunakan pun hampir serupa dengan perusahaan telekomunikasi atau ERP perusahaan manufaktur. Hanya saja core banking mempunyai jenis yang lebih beragam, antara lain local vendor, inhouse developement, hingga yang dikelola vendor asing.

Fungsi-fungsi core banking

Setelah memahami apa itu core banking, Anda bisa lebih mudah mengetahui fungsinya. Bank yang sudah menerapkan core banking tidak perlu mendapatkan deposit maupun penarikan tunai di cabang yang sama. Sementara Anda sebagai nasabah bisa deposit dari kantor cabang mana pun dan melakukan penarikan dengan mudah. 

Kemudahan yang diberikan core banking system tidak hanya dirasakan lembaga perbankan. Para nasabah juga diuntungkan mengingat sistem tersebut menawarkan kebebasan pilihan untuk transaksi sampai selesai dengan prosedur yang mudah. Untuk bank berskala besar, fungsi ini jelas membantu, sebab mereka memegang nasabah dalam jumlah banyak dan transaksi yang ditangani pun harus dilaksanakan dalam waktu cepat.

Adapun fungsi dasar core banking lainnya adalah funding, lending, serta deposit uang bagi para nasabah. Bank pun dapat merekam semua transaksi yang terjadi pada rekening nasabah, entah itu dalam bentuk tabungan, KPR, loan, maupun pembayaran dan transaksi macet.

Fasilitas yang disediakan core banking

Dengan kecanggihan yang diberikan core banking, kira-kira seperti apa fasilitas yang bisa Anda dapatkan? Sebenarnya, fasilitas yang dijalankan core banking sudah umum digunakan masyarakat. Sebut saja ATM, transfer yang, telebanking, dana elektronik, internet banking, hingga cabang kliring. 

Kemudian, pola jam kerja yang dialami manusia normal ikut mengalami perubahan. Sebagai contoh, Anda yang ingin mengirimkan uang dalam jumlah banyak biasanya harus mendatangi kantor terlebih dulu. Namun, sekarang penggunaan internet yang dimungkinkan core banking memungkinkan transaksi dalam jumlah berapa pun dilakukan di mana dan kapan saja. Hal ini membuktikan pengertian apa itu core banking dari segi pemakaian fasilitas yang praktis.

Fasilitas yang didukung core banking terbukti mempunyai tingkat akurasi tinggi. Hal tersebut bisa Anda lihat dari pemeliharaan passbook, perhitungan bunga, serta pembukuan lain yang membutuhkan proses pencatatan data dalam waktu singkat.

Core banking adalah sistem yang membutuhkan beberapa modul kerja untuk mengoptimalkan fasilitas-fasilitasnya. Beberapa di antaranya adalah Customer Identification System (CIS), Demand Deposit System (DDS), General Ledger System (GLS), Loan System (LNS) dan Time Deposit System (TDS). Alhasil, bank dapat mengelola database dari sejumlah catatan transaksi tanpa menimbulkan kesalahan fatal. Nasabah pun bisa mengakses informasi yang dibutuhkan dalam waktu singkat.

core banking

Manfaat menggunakan core banking

Meningkatnya kebutuhan akan layanan perbankan yang cepat dan bersahabat turut meningkatkan pemakaian core banking sebagai solusi yang user-friendly. Adapun lima manfaat core banking system yang bakal dirasakan lembaga perbankan maupun nasabah meliputi:

1. Naiknya kepercayaan nasabah

Seperti yang disebutkan, core banking memungkinkan lembaga perbankan menyediakan fasilitas yang memudahkan nasabah dalam transaksi. Ketika nasabah dapat mengakses data lewat berbagai platform, mereka akan menganggap bank mampu menyediakan layanan praktis. Apalagi kalau hal tersebut diimbangi pelayanan pelanggan yang baik dan mampu memberikan solusi yang tepat. Kepercayaan nasabah sebagai pelanggan dijamin naik.

Kemudian, setelah mengetahui apa itu core banking, Anda bisa memaksimalkan pemakaian sistem tersebut melalui fasilitas-fasilitas yang disediakan perbankan. Di sisi lain, perbankan bisa memberikan transaksi yang lebih transparan sebagai bukti bahwa mereka bekerja secara jujur. Mereka pun bisa segera meninggalkan sistem pembayaran tradisional yang ketinggalan zaman.

2. Meningkatkan efisiensi karyawan

Masih ada segelintir orang yang mengira teknologi akan menciptakan lebih banyak pengangguran. Kenyataannya, penggunaan teknologi seperti core banking bakal meningkatkan efisiensi kerja karyawan. Hal ini disebabkan core banking system adalah teknologi yang memudahkan karyawan mengatur database yang masuk, membuat laporan yang akurat, hingga mengerjakan kegiatan yang cukup sulit seperti telebanking.

Fitur-fitur yang terdapat dalam core banking bakal membantu karyawan bertukar informasi dari satu kantor cabang ke kantor cabang lainnya. Mereka juga tak perlu meninggalkan kantor, sehingga pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu. Tentu saja manfaat ini mempengaruhi produktivitas di tempat kerja dan membuat karyawan tak merasa tertekan.

3. Menghemat biaya operasional

Manfaat penggunaan core banking berdampak pula pada finansial lembaga perbankan. Alih-alih menguras biaya lebih banyak, aplikasi sistem tersebut justru bakal menghemat biaya operasional. Sebagai contoh, karena karyawan tak perlu bepergian, ongkos transportasi bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain. Khususnya untuk fasilitas-fasilitas core banking seperti ATM, mobile banking, internet banking, hingga payment gateways.

Saat lembaga bank benar-benar mampu menerapkan apa itu core banking, mereka secara tak langsung dapat meningkatkan penawaran produk baru berbasis teknologi dengan biaya yang tak terlalu tinggi. Kemudian, karyawan bisa lebih cepat mengevaluasi performa pekerjaan hingga transaksi yang dilakukan karyawan memakai data yang lebih akurat.

4. Mengurangi masalah pada IT

Core banking pada sistem perbankan modern dirancang untuk menggabungkan sejumlah aplikasi sekaligus mengoptimalkan pemakaian biaya untuk pemeliharaan sistemnya. Saat sistem dikelola dengan baik, bank tak akan menjumpai kendala yang berhubungan dengan IT. Terutama kalau pihak bank menerjunkan karyawan berpengalaman untuk memantau performa core banking. Jadi begitu menemukan bagian yang bermasalah, mereka bisa segera memperbaikinya.

Rendahnya risiko IT yang dialami bank saat menggunakan core banking berhubungan pula dengan sistem keamanannya yang memadai. Data-data yang dihimpun menggunakan sistem ini tak mudah diambil pihak-pihak tak bertanggungjawab. Kemungkinan bank menerima penalti atau denda lainnya bakal jauh lebih rendah.

5. Mempercepat akses untuk analitis

Sebagian besar core banking modern sudah terintegrasi dengan sejumlah aplikasi untuk kebutuhan analitis (analytic). Langkah tersebut bertujuan untuk mengakses informasi-informasi berharga, seperti data yang berada di sistem back-end, sehingga bisa dijadikan sumber wawasan bagi bank, terutama karyawan yang bekerja di bidang tersebut. Tentu saja hal ini harus diimbangi pemahaman apa itu core banking yang baik.

Sejumlah core banking menyediakan fitur khusus yang memungkinkan kustomisasi, termasuk untuk pengaturan waktu. Dengan begitu, pihak bank dapat menerima masalah sekecil apa pun dalam waktu cepat. Hal ini pun membuat bank lebih mudah memproses masalah dan dampaknya terhadap bisnis dalam jangka waktu panjang.

Kesimpulan terkait core banking

Jika diperhatikan, baik pihak developer maupun bank yang menggunakan sistem core banking modern sama-sama berkembang ke arah yang lebih maju, dalam hal ini ekosistem perbankan. Alhasil, kedua belah pihak dapat meningkatkan performa dengan mengaplikasikan core banking sebagai solusi.

Transformasi core banking dalam industri perbankan telah terbukti ‘mencerdaskan’ bidang tersebut, karena mampu membantu pelanggan mengakses layanan dan data secara lebih cepat. Perubahan ini pun menjadikan persaingan industri lebih sehat, mengingat sebagian besar bank lebih memfokuskan layanan dan fasilitas mereka kepada pelanggan. Jadi, alih-alih berupaya menjatuhkan pesaing, bank lebih memilih mencari cara dan solusi untuk mempersembahkan yang terbaik.

Dengan memilih core banking sebagai salah satu sistem utama, lembaga perbankan diharapkan bisa mendapatkan manfaat-manfaat lain seperti meningkatkan market share hingga daya saing berkat adanya penurunan biaya operasional.

Demikian informasi seputar apa itu core banking, fungsi, hingga manfaat yang diperoleh. Semoga dapat menambah wawasan Anda di dunia perbankan maupun mengoptimalkan performa kerja di bidang ini! Jika Anda membutuhkan bantuan dalam mengembangkan aplikasi KSP dan core banking untuk koperasi Anda, jangan ragu menghubungi Invelli.